Safari Kampung Berdaya Dorong Penguatan SDM Desa Girimulyo, Ngawi
- rumah gagas bersama
- Jan 14
- 4 min read
Ngawi – Upaya mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) di wilayah pedesaan terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan Safari Kampung Berdaya 1 Ngawi yang diselenggarakan oleh Rumah Gagas Bersama (RGB) berkolaborasi dengan SDN 2 Girimulyo serta perangkat Desa Girimulyo. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Januari 2026, bertempat di Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.
Kegiatan bertajuk Kampung Berdaya ini dirancang sebagai program pemberdayaan masyarakat yang menyasar berbagai lapisan, mulai dari pelajar, tenaga pendidik, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Dengan mengusung pendekatan edukatif dan partisipatif, Safari Kampung Berdaya 1 menjadi wadah pembelajaran bersama untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat terhadap isu-isu penting di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, teknologi, dan lingkungan hidup.
Edukasi sebagai Fondasi Pembangunan Desa

Salah satu fokus utama Safari Kampung Berdaya 1 adalah penguatan edukasi di lingkungan sekolah. Selama dua hari pertama, relawan Rumah Gagas Bersama melaksanakan rangkaian kegiatan Sekolah Berdaya di SDN 2 Girimulyo yang melibatkan siswa dan guru.
Pada hari pertama, materi yang diberikan berfokus pada literasi digital dan dasar kepemimpinan siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pemahaman dasar mengenai pemanfaatan teknologi secara bijak, sekaligus menumbuhkan karakter kepemimpinan sejak usia dini.
Memasuki hari kedua, materi edukasi diperluas dengan pembahasan isu-isu yang relevan dengan kehidupan sekolah, seperti anti bullying dan pencegahan kekerasan seksual, edukasi sekolah bebas sampah, serta edukasi tanggap bencana. Materi tanggap bencana disampaikan langsung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sehingga siswa memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Selain menyasar siswa, kegiatan ini juga memberikan pelatihan bagi guru, khususnya dalam pembuatan konten edukatif. Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Antusiasme siswa terlihat sejak hari pertama kegiatan. Kehadiran para relawan disambut dengan semangat oleh para siswa, yang menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap pemberian materi yang akan diberikan. Selama kegiatan belajar-mengajar, suasana terasa interaktif dan komunikatif.
Pemberdayaan Warga dan Penguatan Ekonomi Desa

Tidak hanya berfokus pada lingkungan sekolah, Safari Kampung Berdaya 1 juga memberikan perhatian besar terhadap pemberdayaan masyarakat Desa Girimulyo secara umum. Berbagai kegiatan dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi warga desa.
Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan branding dan marketing untuk pelaku UMKM desa serta pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pelatihan ini disampaikan oleh Firda, Founder Rumah Gagas Bersama, yang memberikan wawasan mengenai strategi pemasaran, penguatan identitas produk, serta pemanfaatan media digital untuk meningkatkan daya saing usaha lokal.
Selain itu, dilaksanakan pula sosialisasi pendirian Bank Sampah sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Program ini diharapkan tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh warga.

Di bidang kesehatan, Safari Kampung Berdaya 1 menyediakan layanan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Jogorogo. Pemeriksaan kesehatan ini meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, gula darah, dan kolesterol. Program ini secara khusus menyasar warga lanjut usia agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Respons masyarakat terhadap layanan kesehatan gratis ini terbilang positif. Warga mengaku senang dengan adanya kesempatan pemeriksaan kesehatan gratis, terutama bagi mereka yang jarang melakukan pengecekan kesehatan secara rutin.
Pembelajaran Relawan dan Eksplorasi Potensi Desa

Kampung Berdaya tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa dan warga desa, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi para relawan. Dalam kegiatan safari kampung berdaya1 ini, para relawan berkesempatan melakukan eksplorasi desa dan praktik pengolahan kopi di Sekolah Kopi Mas Bee.
Eksplorasi Desa Girimulyo menjadi sarana bagi para relawan untuk mengenal berbagai potensi yang dimiliki desa ini. Lalu melalui praktik langsung pengolahan kopi, relawan memperoleh pengalaman baru serta pemahaman mengenai potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini juga menjadi sarana penyegaran (refreshing) bagi relawan setelah menjalani rangkaian kegiatan edukasi dan sosial yang padat.
Suara Relawan: Kesadaran terhadap Isu Bullying
Salah satu relawan Rumah Gagas Bersama, Mifta, mengungkapkan kesan dan pandangannya terhadap pelaksanaan Safari Kampung Berdaya 1. Menurutnya, keterlibatan langsung di sekolah memberikannya pengalaman yang berharga.
“Awalnya saya mendaftar dengan tujuan sekadar ingin memberikan dampak positif ke masyarakat. Saya senang karena kedatangan saya di sekolah disambut baik oleh adik-adik, sehingga saya merasa lebih bersemangat dalam memberikan materi,” ujarnya.
Mifta juga menyoroti pentingnya edukasi terkait bullying di lingkungan sekolah. Ia melihat bahwa praktik bullying masih sering terjadi, namun belum sepenuhnya disadari oleh siswa sebagai perilaku yang keliru.
“Saya melihat isu bullying semakin sering terjadi di sekolah-sekolah, namun mereka belum menyadari perilaku tersebut. Melalui kegiatan ini, harapannya adik-adik dapat menyadari apa saja perilaku yang masuk dalam kategori bullying,” tambahnya.
Dampak dan Harapan Ke Depan

Secara keseluruhan, Safari Kampung Berdaya 1 Ngawi berhasil menjangkau lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan. Program ini memberikan dampak nyata melalui peningkatan pengetahuan siswa dan guru, penguatan kapasitas warga desa, serta peningkatan kesadaran terhadap isu kesehatan dan lingkungan.
Rumah Gagas Bersama berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan kepribadian serta peningkatan pengetahuan siswa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong warga Desa Girimulyo untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.
Ke depan, Rumah Gagas Bersama berencana untuk melanjutkan program serupa di desa-desa pelosok lainnya di Jawa Timur. Melalui program Kampung Berdaya, RGB berharap dapat terus memberdayakan masyarakat desa dan melahirkan local champion yang peduli terhadap isu sosial dan lingkungan di wilayahnya masing-masing.



Comments